top of page

Konflik Israel dan Iran: Dampak Lanjutan pada Lingkungan dan Kesehatan Manusia


Source: nbcnews


Konflik antara Israel dan Iran telah menarik perhatian masyarakat global karena efeknya yang meluas dan berdampak pada negara lain.

Pada Senin, 1 April, Israel menggempur Konsulat Jenderal Iran di Damaskus, Suriah, yang menyebabkan dua komandan senior Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) tewas.


Serangan ini memicu respons tegas dari Iran, yang membalas dengan meluncurkan lebih dari 300 drone dan sejumlah rudal balistik yang menghantam pangkalan militer di Tel Aviv pada 13 April.


Ketegangan antara kedua negara terus berlanjut, menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan serangan balasan yang lebih meluas. Dampaknya tidak hanya terbatas pada ketidakstabilan politik, tetapi juga mengancam kelangsungan ekosistem.


Saat drone bersenjata digunakan dalam serangan udara, bahan peledak yang umumnya digunakan dapat menciptakan polutan berbahaya bagi kesehatan manusia. Ancaman ini semakin besar terutama jika serangan terjadi di daerah yang padat penduduknya. Komponen beracun dari bahan peledak, yang sering kali kurang didokumentasikan dengan baik, dapat muncul dari amunisi atau kerusakan bangunan dan infrastruktur seperti fasilitas listrik, air, dan sanitasi.


Dampak racunnya dapat sangat merusak di daerah padat penduduk yang sering menjadi sasaran serangan. Bahkan penggunaan terbatas bahan peledak, seperti serangan udara tunggal, dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan masyarakat.


Selain itu, ada kekhawatiran akan tingkat toksisitas amunisi drone yang umum digunakan, seperti rudal Hellfire dan bom GBU-12 serta GBU-38. Amunisi ini mengandung bahan peledak konvensional seperti TNT dan RDX, yang memiliki kemampuan bergerak di lingkungan dan dapat menyebabkan pencemaran berbahaya.


Logam yang dilepaskan dari amunisi tersebut juga dapat bertahan lama di lingkungan. Saat digunakan secara intensif atau dalam jangka waktu yang panjang, bukti menunjukkan bahwa tingkat toksisitasnya dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.


Konflik yang berlangsung menyoroti perlunya upaya diplomatik untuk mengurangi ketegangan dan mengatasi dampaknya yang merugikan pada populasi manusia dan lingkungan. Penyelesaian yang damai sangat penting untuk melindungi nyawa dan menjaga keberlangsungan masyarakat dunia.

6 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

コメント


bottom of page